ramadhan


 Radio Online
Buku Tamu

Ustadz Muslim Abu Ishaq Al Atsari
Kategori : Hadits

MENGENAL BID'AH


Al Allamah Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa`di rahimahullah memaparkan tentang bid`ah : "Bid`ah adalah perkara yang diada-adakan dalam agama. Sesungguhnya agama itu adalah apa yang datangnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana termaktub dalam Al Qur'an dan As Sunnah. Dengan demikian apa yang ditunjukkan oleh Al Qur'an dan As Sunnah itulah agama dan apa yang menyelisihi Al Qur'an dan As Sunnah berarti perkara itu adalah bid`ah. Ini merupakan defenisi yang mencakup dalam penjabaran arti bid`ah...

NASIHAT KEPADA MUSLIMIN PALESTINA

Oleh Samahatul Walid Asy-Syaikh Bin Baz
kamis  1 januari 2009




Saya nasihatkan mereka untuk bertakwa kepada Allah dan bekerjasama dalam kebaikan dan istiqamah dalam beramal karena sesungguhnya Allah membela orang yang membela agama-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian membela Allah, Dia akan membela kalian dan mengokohkan pijakan kalian”. (Muhammad: 7) dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman: “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merobah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa.Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku”. (An-Nur: 55).
Dan saya nasihatkan kepada setiap saudaraku untuk tolong-menolong dengan mereka dan saya nasihatkan kepada orang-orang kaya dan pihak pemerintah untuk membantu saudara-saudara mereka di Palestina yang sedang berjihad untuk merebut kembali negeri mereka dan meraih kemenangan dari musuh-musuh mereka. InsyaAllah.
Semoga Allah membela mereka dengan kebenaran dan membalas jasa mereka atas ummat Islam dengan kebaikan. Dan tidak ada pilihan lain bagi mereka selain bersabar dan menyabarkan diri karena janji Allah benar dan sesungguhnya Allah akan membela mereka yang membela-Nya.
Semoga Allah memberi taufiq kepada mereka dan memenangkan mereka dari musuh-musuh mereka dan semoga Allah juga memberi taufiq kepada ummat Islam untuk bahu-membahu menolong mereka dan satu barisan dengan mereka sampai Allah memenangkan mereka dari musuh-musuh mereka dan Dia sebaik-baik Penolong.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad beserta keluarga dan para shahabatnya.



Sumber :
http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=147
http://www.ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=279


Diperbolehkan mengkopi artikel dengan menyertakan sumbernya.

Siapakah Abdul Qadir Al-Jailani?

Jum'at, 19-Desember-2008, Penulis: Al-Ustadz Abu Faizah Abdul Qadir

Tahukah anda siapa itu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani?
Ya, semua orang tahu siapa itu Abdul Qadir Jailani. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang-orang tua pun tahu tentang Abdul Qadir Jailani, sampai para tukang becak pun tahu akan siapa tokoh ini. Sampai-sampai jika ada orang yang bernama Abdul Qadir, maka orang akan mudah menghafal namanya disebabkan namanya ada kesamaan dengan nama Abdul Qadir Jailani. Yang jelas, selama orangnya muslim, pasti tahu siapa itu Abdul Qadir Jailany. Ya minimal namanya.
Jika nama Abdul Qadir disebut atau didengarkan oleh sebagian orang, niscaya akan terbayang suatu hal berupa kesholehan, dan segala karomah, serta keajaiban yang dimiliki oleh beliau menurut mereka.Orang-orang tersebut akan membayangkan Abdul Qadir Jailani itu bisa terbang di atas udara, berjalan di atas laut tanpa menggunakan seseuatu apapun, mengatur cuaca, mengembalikan ruh ke jasad orang, mengeluarkan uang di balik jubahnya, menolong perahu yang akan tenggelam, menghidupkan orang mati dan lain sebagainya.
Apakah semua itu betul, ataukah semua itu hanyalah karangan dan kedustaan dari para qashshash (pendongeng) yang bodoh?
Berikut sedikit keterangan mengenai siapakah Abdul Qadir Al-Jailani.

Amrozi cs, Mati Syahidkah?


Sunday, 14.12.2008, 03:59pm (GMT+8)

Fatwa Alim Besar Kota Madinah, Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry –semoga Allah menjaga beliau-

Soal:

Syaikh yang mulia, beberapa hari yang lalu telah dijalankan hukuman eksekusi terhadap orang-orang yang melakukan peledakan di kota Bali, Indonesia, enam tahun silam. Telah terjadi fitnah setelahnya terhadap banyak manusia, dimana penguburan jenazah mereka dihadiri oleh sejumlah manusia yang sangat banyak. Mereka juga memastikan pelbagai kabar gembira tentang jenazah yang telah dieksekusi tersebut berupa, senyuman di wajah mereka setelah eksekusi, wewangian harum yang tercium dari jenazah mereka, dan selainnya. Mereka mengatakan pula bahwa itu adalah tanda mati syahid, dan perbedaan antara hak dan batil pada hari penguburan jenazah. Apakah ada nasihat bagi kaum muslimin secara umum di negeri kami? wa Jazâkumulâhu Khairan.

Jawab:

Membangun Istana Kelembutan

Tahun delapanpuluhan, dunia pendidikan Indonesia terhenyak kelabu. Seakan tiada habis tanya, mengapa peristiwa itu terjadi. Namun begitulah. Suratan takdir telah menorehkan peristiwa lain. Seorang bocah yang belum menginjak usia baligh terkapar. Tubuhnya lebam-lebam, sebagai pertanda dirinya telah dianiaya. Bertubi siksaan, deraan dan pukulan mendarat di sekujur tubuhnya. Dalam ketiadaan daya, dirinya cuma bisa merintih kesakitan. Lalu, iapun meninggalkan alam fana ini. Apa salah bocah itu? Konon, katanya ia telah mencuri. Atas tindakan bocah ini, orangtuanya pun kalap. Kemarahan membakar hatinya. Maka terjadilah apa yang terjadi. Episode kelabu ini menjadi noktah hitam dalam lembar riwayat dunia pendidikan di Tanah Air. lanjut...



rumah I hubungi kami I freerights

Document made with KompoZer